Kamis, 19 Februari 2015

HARUSKAH AKU SELALU DIAM?

Hai....
Iya kamu yang disana, yang selalu aku
perhatikan dari kejauhan. Apakah kamu
tidak pernah merasa aneh dengan diam ku
selama ini? apa ternyata kamu
sudah tidak memperhatikan aku lagi?
tapi kenapa kamu begitu? apa salah ku?
sebutkan kurangku, aku bukan sosok wanita
yang sempurna yang selalu kamu impikan.

Aku selalu menahan air mataku, aku selalu
diam dan hanya tersenyum menutupi sedihku,
aku tidak ingin mereka yang menyayangi aku
melihat aku gusar. Kamu tau ingin rasanya hati
aku menjerit mengungkapkan apa yang di rasa.
Aku selalu diam setiap melihatmu memperlakukan
aku seperti boneka yang gampang saja kamu mainkan
kemudian kamu tinggalkan.

Bukannya aku tidak senang melihatmu bahagia
bersama yang lain, aku hanya ingin kamu adil
di setiap perasaan yang pernah kamu singgahi
kehidupannya. Apa kamu pernah merasa menjadi
mereka yang kamu sakiti?. Haruskan aku selalu
diam dengan semua ini, aku ingin kamu
mengerti rasa sakit yang aku rasa, kamu berjanji
tidak akan pernah meninggalkan aku apapun
keadaanya. Tapi kenapa sekarang kamu acuh dengan
keberadaan aku.

Aku selalu ingin berdamai dengan perasaan yang sakit
ini, selalu ingin melupakan kamu, walaupun kamu tidak
pernah memperhatikan aku lagi.

Ajari aku membenci kamu, karena kamu sudah mengajari
aku mencintai kamu. Maafkan aku selalu menjadi bayang
bayang semu di sampingmu. Aku akan terus diam sampai
hati ini biasa saja ketika mendengar namamu disebut.

Sampai jumpa di kehidupan lain dimana kita tak
saling kenal :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar